Jumat, 20 Mei 2011

Atasi Konflik di Kantor dengan Percaya Diri

MEMPUNYAI karier yang cemerlang impian semua orang. Mencapainya tentu tak semudah membalikkan telapak tangan. Percaya diri yang optimal dan sehat mutlak diperlukan dalam meraih karier yang diimpikan.

Untuk membangun rasa percaya diri, penampilan luar memang sangat memegang peranan penting, namun kepercayaan diri dari dalam hati tak kalah pentingnya.

Percaya diri banyak dipengaruhi oleh hal-hal yang bersifat emosional dan perasaan, baik dari diri sendiri atau dari orang atau kelompok lain. Karenanya, emosi, perasaan, dan imajinasi positif sangatlah dibutuhkan untuk tetap menjaga agar kita terpengaruh dan mencapai kesuksesan.

Hadir di acara “Rexona Mengajak Percaya Diri Untuk Sukses dalam Karier”, Rene Suhardono, seorang Career Coach mengungkapkan, “Karier adalah segala hal yang dikerjakan pada sebagian besar waktu saat mata terbuka. Karier adalah totalitas kehidupan profesional kita. Bukan hanya sekadar bicara pekerjaan atau proses mendapatkan uang, karier adalah segala hal yang berkaitan dengan passion dan tujuan hidup masing-masing. Pemahaman passion dan tujuan hidup dalam karier akan menghasilkan energi baru bagi individu untuk terus bekerja, berkarya, dan berkontribusi,” paparnya.

Pada kenyataannya, Rene mengatakan, usaha setiap orang dalam meraih impian kariernya mengharuskan seseorang terus bersentuhan dengan individu lain. Dalam hubungan dengan manusia dengan berbagai sifat yang beragam, potensi muncul konflik tak terhindarkan.

“Berkarier akan selalu bersentuhan dengan individu dan kepentingan lain yang diwarnai oleh potensi-potensi konflik,” urainya.

Lebih lanjut Rene menambahkan, “Dinamika dengan atasan, rekan kerja, dan bawahan masing-masing memiliki potensi timbulnya konflik. Apabila tidak dikelola dengan baik, dinamika itu bisa menjadi politik kantor yang meresahkan. Secara umum, 75 persen dari energi dan waktu kerja dihabiskan untuk menghadapi konflik dengan atasan. Sementara energi yang dikeluarkan untuk berurusan dengan konflik akibat politik kantor sama dengan energi yang dikeluarkan untuk memulai usaha baru.”

Sebelum meraih impian dalam berkarier, perlu strategi untuk mengatasi konflik di kantor. Kepercayaan diri yang besar menjadi modal utama.

Bagaimana caranya menumbuhkan rasa percaya diri?

Rene menjabarkan, “Konflik merupakan sesuatu yang tak terhindarkan, karena itu memiliki rasa percaya diri yang tinggi itu sangat penting.

Bagaimana caranya memupuk kepercayaan diri?

Be the first. Kita pasti lebih percaya diri jika selalu menjadi yang pertama. Jika tak bisa jadi yang bertama, be the best. Jadilah yang terbaik dalam setiap hal yang Anda kerjakan. Jika tidak bisa, be different. Setiap orang itu unik. So, enggak ada alasan untuk tak percaya diri.”

Pada dasarnya, konflik akan membuat seseorang lebih tangguh. Setelah konflik muncul, pasti muncul resolusinya. Karenanya, tak perlu menghindari konflik, tapi harus dihadapi.

“Diinginkan atau tidak, suka tidak suka, akan ada konflik. Satu konflik akan mampu menciptakan peluang. Setelah ada konflik, akan muncul resolusi. Anda tak akan pernah tahu bagaimana menyelesaikan suatu masalah jika tak terjadi konflik sebelumnya,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar