Namanya masih di kasih kesempatan untuk hidup. Berarti juga kesempatan untuk belajar. Termasuk belajar untuk ngatasin sakit hati. Susah juga kan kalo dikit2 kitanya ngerasa sakit hati? Katanya neh kalo kitanya nyimpen sakit hati sama juga nyimpen berbagai penyakit, wedeeew. Kalo udah gitu kita juga kan yang rugi. Padahal orang yang udah nyakitin kita udah ngga mikirin kita (udah ngga peduli). Bisa juga dianya nggak nyadar udah bikin kita sakit hati. Dan gawatnya lagi neh, mau ibadahnya kita rajin banget (sampai jungkir balik), selama kita nyimpen dendam or sakit hati, ibadah kita ngga bakal di terima sama Yang Maha Kuasa alias ibadahnya mubazir.
Nah kalo ibadah kita pengen di terima sama Yang Maha Kuasa ya musti diatasin yang namanya sakit hati, caranya..
1. Jangan berharap bahwa tidak akan ada orang yang menyakiti kita.
2. Kalo ada orang yang menyakiti kita, jangan ingin membalasnya. Pembalasan bukanlah hak kita. Serahkan hak untuk membalas itu kepada Tuhan. Orang yang menyakiti orang lain, tidak akan luput dari hukuman Tuhan.
3. Saat ada orang yang menyakiti kita, anggaplah bahkan yakinlah bahwa tindakan orang itu adalah sebuah alat yang bisa dipakai Tuhan untuk mendatangkan kebaikan buat kita.
4. Ketika kita sakit hati, hendaklah kita mengerti bahwa situasi itu merupakan sarana pendidikan yang baik untuk kita mengenal jauh akan ketetapan-ketetapan Tuhan.
5. Terimalah orang-orang yang menyakiti kita dengan kasih seperti Tuhan telah menerima kita. Sebab pada umumnya orang2 yang menyakiti kita adalah orang yang sedang membutuhkan kasih dan perhatian.
6. Ingatlah selalu betapa banyak kita telah menyakiti Tuhan dan betapa lebih banyak lagi Tuhan telah mengampuni kita.
So ampuni dan maafkan orang yang telah menyakiti. Karena kalo kita mengampuni kesalahan orang, kesalahan kita juga diampuni oleh Tuhan. Kalo kita tetep nekat nggak mau mengampuni kesalahan orang yang menyakiti kita, kesalahan kitapun akan tetap ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar