Jumat, 08 Juli 2011

Menghapus Memori Buruk

peneliti Lund University di Swedia menyimpulkan otak mampu menyetel kenangan apa saja yang ingin diingat atau dilupakan.

Peneliti menganalisis aktivitas otak sejumlah relawan dengan pemindai electroencephalography (EEG). Mereka menemukan ada bagian otak yang aktif ketika relawan diminta melupakan kenangan buruk. Kapan area pada otak menghapus memori buruk relawan bahkan diketahui.

Pemimpin studi Gerd Thomas Waldhauser mengatakan studi itu berguna bagi mereka yang menderita depresi atau trauma. "Namun, latihan untuk melupakan kejadian traumatis lebih kompleks," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar