Pemerintah Uni Emirat Arab mencabut ancaman pemblokiran terhadap layanan BlackBerry yang sedianya akan diterapkan pada 11 Oktober.
Kantor Berita negara itu, WAM melaporkan otoritas telekomunikasi atau The Telecommunications Regulatory Authority (TRA) menyatakan layanan Blackberry dari Research In Motion (RIM) kini telah sesuai peraturan telekomunikasi Uni Emirat Arab.
Oleh karenanya, seluruh layanan BlackBerry di negara tersebut akan tetap beroperasi sebagaimana biasa dan tidak akan ada pemblokiran. Sebelumnya diberitakan, pemerintah Uni Emirat Arab mengancam akan memblokir layanan email, pesan singkat dan BlackBerry Messenger pada Senin depan.
Keputusan itu diambil karena khawatir terjadi pencurian data atau informasi rahasia negara itu ke luar negeri. Supaya layanan BlackBerry tidak diblokir, Uni Emirat Arab mensyaratkan kepada RIM untuk memberikan akses kepada pemerintah agar dapat mengetahui informsi yang dikirim pengguna ponsel pintar tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar